Upaya – upaya penanggulangan pencemaran oleh Pb


Upaya – upaya penanggulangan pencemaran oleh Pb

Upaya – upaya penanggulangan pencemaran oleh Pb

Upaya – upaya penanggulangan pencemaran oleh Pb

Lebih baik mencegah dari pada mengobati merupakan suatu motto yang tetap diakui hingga saat ini.Untukitu, sebelum terjadi kasus yang lebih parah perlu dilakukan tindakan-tindakan pencegahan.

Menurut Umar Fahmi Achmad menyatakan pengendalian Pb yang merupakan sebagian dari gas buang kendaran bermotor cukup sulit, karena cukup banyak variable yang mempengaruhinya diantaranya cara mengemudi, ketaatan perawatan, kemacetan, banyaknya kendaraan pribadi,  dll. Untuk itu perlu dilakukan bebera papendekatan, antara lain :

  1. PendekatanTeknis

Timah hitam yang keluar dari knalpot berbentuk partikel yang sangat halus,  adanya polutan timbal (Pb)  karena dalam bensin diberikan bahan tambah berupa Pb (C2H5)4 yaitu Tetra EthilLead (TEL) sebagai upaya untuk meningkatkan angka oktan. Partikel Pb dapat mencemari tanaman pangan,  dan bila hasil tanaman tersebut dikonsumsi manusia maka dapat menyebabkan keracunan.

Untuk menghilangkan polutan Pb dapat dilakukan secara teknik,  yaitu dengan mengendalikan bahan bakar yang akan digunakan oleh kendaraan bermotor. Hal ini dapat dilakukan dengan menggantikan TEL dengan anti knocking yang lain yang tidak mengandung  Pb. Mencari bahan alternatif juga merupakan solusi yang banyak ditawarkan. Bahan bakar tersebut dapat berupa bahan bakar gas (BBG).

Mobil listrik merupakan solusi program langit biru yang paling tepat karena tidak menggunakan motor bakar sebagai tenaga penggerak, melainkan motor listrik sehingga emisinya nol. Pada saat ini mobil listrik bukan Propotipe lagi melainkan sudah diproduksi secara massal dan dijual pada pasar mobil.

  1. Pendekatan planatologi, administrasi dan hokum

Pemerintah mempunyai posisi yang paling srategis dalam upaya pengendalian pencemaran Pb ini. Pemerintah dapat menyusun tata kota dan rambu   lalu lintas yang memungkinkan kendaraan dapat berjalan lancar, dapat mengontrol kadar Pb dan mengenakan sanksi atas pengendara yang melanggar. Menurut hasil uji emisi kendaraan bermotor akhir juni 1996 di Jakarta selama 6 hari, sebanyak 60% kendaraan brmotor telah melampaui baku mutu emisi.

Hukum sebagai salah satu sarana dalam upaya untuk mencegah dan menanggulangi akibat dari emisi gas kendaraan bermotor karena di undang-undang telah disebutkan syarat – syarat kendaraan bermotor.

  1. Pendekatan Edukasi

Upaya mengurangi Pb dalam udara bukan hanya tugas pemerintah saja, melainkan tanggung jawab seluruh rakyat. Untuk itu dapat dilakukan dngan cara :

  1. Memberikan informasi secara intensif kepada masyarakat tentang dampak Pb pada kesehatan dan lingkungan  ,serta bagaimana cara mengatasinya.  Dengan mengetahui dampak  tersebut diharapkan timbul kesadaran masyarakat untuk melakukan upaya mengatasinya.
  2. Melakukan pendidikan pelatihan pada orang-orang yang potensial menjadi penyebab meningkatnya pencemaran Pb , seperti pengemudi  ,pemilik kendaraan bermotor, mekanik/teknisi yang melakukan perawatan kendaraan