Teknik Antimikrobial Assays di Laboratorium

Teknik Antimikrobial Assays di Laboratorium

Teknik Antimikrobial Assays di Laboratorium

Teknik Antimikrobial Assays di Laboratorium
Teknik Antimikrobial Assays di Laboratorium

Pembuatan media

Dalam proses uji aktivitas antibakteri di laboratorium kimia atau mikrobiologi, pembuatan media pertumbuhan merupakan proses awal dari keseluruhan proses. Ada banyak media pertumbuhan yang dikenal, seperti NA, NB, PDA, PDB, GYP, MHA, MHB yang semuanya tergantung kepada keperluan dan melihat bakteri yang digunakan. Pada tulisan ini diambil contoh media NA dan NB yang umum digunakan dan harganya yang relatif murah. Jumlah atau komposisi pada pembuatan media juga tergantung kepada jenis media yang digunakan serta tujuan dari peneliti sendiri apakah ingin media yang kaya nutrisi atau tidak.

Ditimbang sebanyak 20 g NA (Nutrien Agar)

kemudian ditambah akuades sampai menjadi 1 liter, kemudian dipanaskan sambil diaduk sampai semua bahan larut dengan
sempurna, lalu disterilkan dalam autoklaf selama 15 menit dengan suhu 121oC. Sebanyak 0,8 g media NB (Nutrien Broth) yang akan digunakan ditambah akuades sampai menjadi 100 ml, dipanaskan sambil diaduk sampai semua bahan larut, setelah itu media disterilkan dalam autoklaf selama 15 menit dengan suhu 121oC.

Autoklaf

Regenerasi bakteri

Bakteri yang akan diuji setiap kali harus diregenerasi terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan biakan bakteri yang sedang berada pada fase pertumbuhan. Hal pertama yang dilakukan adalah membuat biakan agar miring yaitu menggoreskan biakan dari stok bakteri ke agar miring NA yang masih baru, kemudian diinkubasi pada suhu 370C selama 24 jam. Dari biakan tersebut diambil satu mata ose dan diinkubasi ke tabung reaksi yang berisi media NB. Selanjutnya tabung tersebut diinkubasi di dalam inkubator bergoyang (shaker) selama 3×24 jam pada suhu 37oC.

 

Uji aktivitas antibakteri

Media NA sebanyak 10-15 ml dituangkan ke dalam cawan petri dan media dibiarkan memadat. Biakan bakteri disebarkan dengan cara memipet media NB yang ada biakan bakterinya dengan menggunakan pipet mikro dan dituangkan ke dalam cawan petri dan diratakan dengan menggunakan batang spreader. Lalu setiap media agar tersebut dimasukkan masing-masing ekstrak yang akan diuji dengan menggunakan kertas cakram diameter ± 6 mm dengan konsentrasi ekstrak tertentu kemudian diinkubasi pada suhu 37oC selama 24 jam. Kontrol positif bisa digunakan dengan memilih antibiotik pasaran, misalnya tetrasiklin atau yang lainnya. Aktivitas antibakteri diperoleh dengan mengukur zona bening pada media (yang menjadi petunjuk ada atau tidaknya bakteri yang tumbuh pada setiap perlakuan). Zona bening yang terbentuk di sekeliling lubang diukur menggunakan mistar.

Baca Juga :