Sudut pandang cerpen


Sudut pandang cerpen

Sudut pandang yaitu posisi pengarang dalam membawakan cerita.

Ada beberapa macam sudut pandang ata bercerita.

Sudut pandang orang pertama

Pengarang memakai istilah “aku” untuk menghidupkan tokoh, seolah-olah dia menceritakan pengalamannya sendiri.

  1. Sudut pandang orang ketiga

Pengarang memilih salah seorang tokohnya untuk menceritakan orang lain. Tokoh yang diceritakan itu disebut “dia”.

  1. Sudut pandang pengarang sebagai pencerita (objective point of view)

Pengarang hanya menceritakan apa yang terjadi, seolah-olah pembaca menonton pementasan sandiwara. Pembaca hanya bisa menafsirkan cerita berdasarkan kejadian, dialog, dan perbuatan para pelakunya karena pengarang tidak memberikan petunjuk atau tuntunan terhadap pembaca.

  1. Sudut pandang serba tahu (omniscient point of view)

Pengarang seolah serba tahu segalanya. Ia dapat menciptakan apa saja yang diperlukan untuk melengkapi ceritanya sehingga mencapai efek yang diinginkan. Pengarang bisa mengomentari kelakuan para pelakunya dan dapat berbicara langsung dengan pembaca.

  1. Amanat

Amanat  yaitu pesan yang ingin disampaikan pengarang melalui karyanya kepada pembaca atau pendengar. Pesan bisa berupa harapan, nasehat, kritik dan sebagainya.

Unsur ekstrinsik pada cerpen

  1. Latar belakang pengarang

Kehidupan pengarang dan kejiwaannya berpengaruh terhadap proses penciptaan karya sastra.

  1. Aspek-aspek sosial politik

Situasi sosial politik seperti masalah ekonomi, budaya, dan pendidikan akan berpengaruh terhadap karya sastra.

  1. Hasil pemikiran manusia atau masyarakat

Hasil pemikiran manusia, baik berupa ideologi, filsafat, maupun pengetahuan lain juga berpengaru terhadap karya sastra. Kedekatan sastrawan dengan Tuhan, misalnya, akan melahirkan karya sastra yang sarat dengan pesan religius.

  1. Semangat zaman, atmosfer, atau iklim tertentu
  2. Semangat zaman yang dimaksud disini menyangkut masalah aliran seni yang digemari pada saat itu.

Hal lain yang juga termasuk unsur ekstrinsik yakni pengaruh sastra asing.

Sumber: https://ngegas.com/dua-bumn-gunakan-aplikasi-si-mantap/