Sistem Rangka Manusia

Bagi Anda yang telah melihat kecelakaan seperti kecelakaan yang menyebabkan korban patah tulang, seperti di lengan, lengan korban tidak dapat digerakkan kecuali jika telah dirawat secara intensif dengan menghubungkan bagian tulang yang didiagnosis dengan fraktur itu.

Metode yang digunakan dalam proses perawatan ini, biasanya disebut gips. Sekarang, masalah ini dapat menunjukkan kepada kita betapa pentingnya tulang di semua bagian tubuh kita, untuk tempat dan lokasi keberadaan struktur dalam tubuh kita sendiri.

Sistem Rangka Manusia

1. Tulang sebagai kerangka kerja
Sistem kerangka yang ada pada manusia adalah kumpulan sebanyak 206 buah tulang yang memiliki interkoneksi antara bagian tulang dan bagian tulang lainnya sehingga dapat membentuk sistem pergerakan. Bagian tubuh dari tubuh manusia memiliki beragam fungsi, misalnya sebagai berikut:

memberi bentuk pada tubuh
melindungi bagian tubuh yang lemah
meluruskan
perlekatan otot rangka
sebagai sarana gerakan pasif
sebagai tempat produksi sel darah merah
sebagai tempat menyimpan kalsium dan fosfat.
2. Tulang berdasarkan posisi / posisi
Secara umum, struktur yang membentuk tubuh manusia terdiri dari kerangka aksial dan kerangka appendicular. Bagian kerangka sumbu tubuh terdiri dari berbagai bagian tulang, yang adalah sebagai berikut:

tulang tengkorak
tulang dada (sternum)
tulang rusuk (tulang rusuk) dan tulang belakang (vertebra).
Menimbang bahwa vertebra (disk intermetebral) terdiri dari:

7 vertebra serviks
12 vertebra (vertebra toraks)
5 tulang belakang lumbar
4 segmen tulang ekor yang menjadi satu (sakrum dan tulang ekor)
3. Tulang berdasarkan bentuknya
Tulang panjang atau biasa disebut tulang tabung (Ossa Longa)
Tulang-tulang tabung memiliki panjang yang relatif lebih panjang dari lebar atau tebal. Misalnya di tulang paha (femur), di tulang betis (fibula), di tulang kering (tibia), di tulang lengan atas (humerus), di tulang hasta (jari-jari) dan juga di tulang pengumpul (ulna). (Baca juga: proses pencernaan makanan)

Tulang Pendek (Osvia Brevia)
Tulang pendek memiliki panjang yang persis sama dengan lebar atau tebal. Misalnya di tulang pendek, yang terdiri dari tulang pergelangan tangan (metacarpal) dan di tulang pergelangan kaki (metatarsal). (lihat juga: rekayasa genetika)

Tulang rata (tulang Plana)
Tulang pipih adalah bagian tulang yang memiliki bentuk luas namun rata. Misalnya di tulang dahi, di tulang ubun-ubun dan juga di tulang dada. (Baca juga: jenis bioteknologi)

Tulang tidak teratur
Tulang tidak beraturan adalah bagian dari tulang yang tidak dapat diklasifikasikan dalam 3 kelompok tulang di atas, sehingga disebut tulang tidak beraturan. Misalnya pada tulang wajah dan vertebra (cakram intermetebral). (lihat juga: simbol kimia)

4. Tulang Berdasarkan jaringan penyusunnya
Berdasarkan jaringan konstitutif, tulang dibagi menjadi tulang keras dan tulang rawan.

Tulang keras
Jika dilihat dari namanya, tulang keras memiliki definisi tulang padat dan keras karena dibentuk oleh 70 persen zat anorganik, terutama kalsium fosfat, dan juga terdiri dari 30 persen bahan organik dalam bentuk serat tebal dan padat yang karena itu membentuk interelasi (serat kolagen). Ciri khas tulang keras yang paling penting adalah keberadaan sel-sel osteosit yang bertindak dengan membantu proses pembentukan matriks tulang. Tulang keras terdiri dari tulang kompak dan tulang kanselus. Perbedaan yang dimiliki keduanya adalah dalam susunan matriks, yaitu pada tulang kompak yang memiliki matriks yang tersusun dengan kuat, sedangkan pada tulang cancellous, matriks disusun dalam bentuk berongga. (Baca juga: rantai makanan di sawah)

tulang rawan
Dalam tulang rawan tidak ada kandungan kalsium fosfat dari zat karena alasan karena tidak memiliki sel osteosit. Sel sebagai komponen tulang rawan umumnya disebut kondrosit. Jika dipertimbangkan dalam hal ada atau tidak adanya serat, tulang rawan dapat dibagi lagi menjadi beberapa tulang penyusun yang terdiri dari tulang rawan hialin (tanpa serat), tulang rawan elastis (dengan konten serat elastis) dan juga tulang berserat (dengan kandungan serat kolagen), ( Baca juga: peran bakteri menguntungkan)

Urutan diklasifikasikan menjadi tiga kelompok tulang, yaitu:

Perintah aksial
Dalam struktur aksial itu terdiri dari beberapa bagian, yaitu sebagai tulang belakang (tulang belakang), tulang tengkorak dan juga kerangka dada (dibentuk oleh tulang dada)

Sumber : https://santinorice.com/