Sendi Lutut


Sendi Lutut

Sendi Lutut

Sendi Lutut

Sendi lutut merupakan

persendian yang sangat penting dalam tubuh, karena selain berfungsi sebagai alat gerak yang cukup tinggi mobilitasnya, juga sebagai penopang berat tubuh saat berdiri. Hal ini meningkatkan kemungkinan untuk terjadinya cedera pada daerah tersebut saat beraktifitas.

Cedera pada persendian lutut dapat disebabkan oleh trauma (benturan), arthritis, atau aktivitas sehari-hari yang berlebihan, oleh sebab itu nyeri pada lutut menjadi keluhan yang paling banyak

dirasakan oleh setiap orang. Keluhan yang dirasakan dapat berbeda-beda, mulai dari keluhan ringan sampai berat, tergantung dari beratnya cedera yang terjadi.


Faktor yang dapat menyebabkan cedera lutut, yaitu

  • Obesitas dapat meningkatkan penekanan pada sendi lutut, sehingga meningkatkan risiko terjadinya osteoarthritis.
  • Aktivitas lutut yang berlebihan menyebabkan ketegangan otot yang dapat memicu reaksiperadangan pada sendi lutut.
  • Usia
  • Olahraga yang berlebihan, terutama atletik
  • Kelainan bentuk, seperti panjang kaki kanan dan kiri yang tidak simetris.
  • penanganan / perawatan awal cedera lutut, yaitu
  1. Menggunakan penahan atau penyangga untuk menjaga kestabilan sendi lutut dan membatasi gerakan sendi lutut.
  2. Istirahat selama beberapa hari tergantung berat ringannya cedera.
  3. Menggunakan es untuk mengurangi nyeri atau peradangan sementara waktu.
  4. Mengangkat kaki.
  5. Melakukan penekanan (kompresi) pada daerah sekitar cedera lutut, untuk mencegah penumpukkan cairan akibat radang.
  6. Menggunakan obat-obatan medis.

Seseorang yang mengalami cedera lutut memerlukan perawatan medis, bila :

  1. Terdapat bengkak di lutut,
  2. Terdapat kelainan pada lutut atau kaki,
  3. Merasakan nyeri yang hebat atau berkepanjangan,
  4. Terjadi infeksi pada daerah cedera,
  5. Sulit untuk mengurangi beban pada lutut,
  6. Mengalami kekakuan sehingga sulit untuk menekuk atau meluruskan sendi lutut.

Setelah kita memahami fungsi dan kemungkinan cedera yang dapat terjadi pada persendian lutut, maka kita juga harus mengetahui cara mencegah terjadinya cedera pada persendian lutut. Beberapa cara untuk mencegah cedera pada lutut menurut National Institute of Arthritis and


Musculoskeletal and Skin Diseases (NIAMS):

  • Pemanasan yang cukup sebelum berolah raga. Jalan dan peregangan otot, terutama otot paha merupakan cara yang baik untuk mencegah cedera lutut saat berolah raga.
  • Memperkuat otot-otot kaki dengan melakukan beberapa latihan fisik, seperti berjalan menaiki tangga, latihan sepeda statis.
  • Mengurangi berat badan yang berlebihan dan menjaga berat badan ideal.
  • Meningkatkan kekuatan dan durasi saat berolahraga secara bertahap.

Beberapa macam olah raga yang sangat baik untuk membantu mengatasi arthritis menurut National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases (NIAMS) :

  • Olah raga dengan gerakan yang cukup luas untuk meningkatkan kelenturan otot dan mengurangi ketegangan otot.
  • Olah raga yang memperkuat otot di sekitar lutut, sehingga dapat melindungi persendian.
  • Latihan aerobic untuk meningkatkan dan mempertahankan fungsi jantung. Selain itu aerobic sangat baik untuk menjaga berat badan.

Gangguan pada sendi

  • Dislokasi: tergesernya sendi dari tempat semula karena ligamen sobek diikuti dengan urai sendi.
  • Ankilosis: persendian yang tidak dapat digerakkan karena menyatu.
  • Terkilir: tertariknya ligamen disertai pembengkakan.
  • Artitris (peradangan sendi)

Macam-macamnya:

  1. Artitris gould: peradangan sendi karena timbunan asam urat.
  2. Artitris eksudaktif: peradangan sendi karena rongga sendi terisi dengan getah radang.
  3. Artritis sika: berkurangnya cairan sinovial
  • Osteoartristis: penyakit kemunduran sendi yaitu terjadi penipisan selaput pelindung tulang rawan sehingga terjadi pembentukan tulang pada sendi.

Baca Juga :