perilaku beriman kepada hari akhir


Pengertian Iman Kepada Hari Akhir

Yaumul akhir atau hari akhir menurut bahasa adalah kehancuran atau kebangkitan. Sedangkan menurut istilah hari akhir adalah hari kehancuran alam semesta beserta seluruh isinya kemudian manusia akan dibangkitkan dari alam kuburnya untuk dimintai pertanggung jawaban atas semua amal perbuatannya selama di dunia ini.
Beriman kepada hari akhir adalah rukun ke lima dari rukun-rukun iman. Artinya ialah menyakini dengan pasti kebenaran setiap hal yang diberitakan oleh Allah SWT dalam kitab sucinya dan setiap hal yang diberitakan oleh Rasulnya SAW mulai dari apa yang akan terjadi sesudah mati, fitnah kubur, adzab dan nikmat kubur, dan apa yang terjadi sesudah itu seperti kebangkitan dari kubur, tempat berkumpul di akhirat (mahsyar), catatan amal (shuhuf), perhitungan (hisab), timbangan (mizan), telaga (haudh), titian (shirath), pertolongan (syafa’ah), surga dan neraka serta apa-apa yang dijanjikan Allah SWT bagi para penghuninya.[1]

B. Macam-Macam Hari Akhir dan Tanda-tandanya

Meskipun waktu terjadinya hari kiamat tidak ada yang mengetahuinya, akan tetapi Allah SWT memberitahukan kepada Rasulnya SAW tentang tanda-tanda kiamat tersebut. Kemudian Rasulullah SAW menyampaikan kepada ummatnya tentang tanda-tanda kiamat. Para ulama membaginya menjadi dua: (pertama) tanda-tanda kecil dan (kedua) tanda-tanda besar.[2]

1. Kiamat sughra atau kiamat kecil
Tanda-tanda kiamat kecil sangat banyak dan sudah terjadi sejak zaman dahulu dan akan terus terjadi. Diantaranya adalah wafatnya Nabi Muhammad SAW, munculnya banyak fitnah, munculnya fitnah dari arah timur (Iraq), munculnya orang yang mengaku sebagai Nabi, hilangnya amanah, diangkatnya ilmu dan merajalelanya kebodohan, banyaknya perzinaan, banyak orang yang minum khamr (minuman keras) dan merebaknya perjudian, masjid-masjid dihias, banyak bangunan yang tinggi, budak melahirkan anak tuannya, banyak pembunuhan, banyaknya kesyirikan, banyaknya orang yang memutuskan silaturahim, banyaknya orang bakhil, wafatnya para ulama dan orang-orang shalih, banyaknya wanita yang berpakaian telanjang, banyaknya bencana alam di dunia ini, dan lain-lain.
Banyak sekali dalil tentang hal ini, di antaranya sabda Rasulullah SAW:
“Perhatikanlah enam tanda-tanda hari kiamat: 1. Wafatku, 2. Penaklukan Baitul Maqdis, 3. Wabah kematian (penyakit yang menyerang hewan sehingga mati mendadak) yang menyerang kalian bagaikan wabah penyakit qu’ash yang menyerang kambing, 4. Melimpahnya harta hingga seseorang yang diberikan kepadanya 100 dinar, ia tidak rela menerimanya, 5. Timbulnya fitnah yang tidak meninggalkan satu rumah orang Arab pun melainkan pasti memasukinya, dan 6. Terjadinya perdamaian antara kalian dengan Bani Asfar (Bangsa Romawi), namun mereka melanggarnya dan mendatangi kalian dengan 80 kelompok besar pasukan. Setiap kelompok itu terdiri dari 12 ribu orang.”[3]

RECENT POSTS