Konsep Dasar Profesi Kepala Sekolah

Konsep Dasar Profesi Kepala Sekolah – Paradigma baru manajemen edukasi dalam rangka menambah kualitas secara efektif dan efisien, butuh didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Dalam urusan ini, pengembangan SDM adalahproses peningkatan keterampilan manusia supaya mampu mengerjakan pilihan-pilahan. Proses pengembangan SDM itu harus menyentuh sekian banyak bidang kehidupan yang terlukis dalam individu pimpinan, tergolong pemimpin pendidikan, laksana kepala sekolah.

Kepala sekolah berasal dari dua kata yakni “Kepala” dan “Sekolah” kata kepala dapat ditafsirkan ketua atau pemimpin dalam sebuah organisasi atau suatu lembaga. Sedang sekolah ialah sebuah lembaga di mana menjadi lokasi menerima dan memberi pelajaran. Jadi secara umum kepala sekolah dapat ditafsirkan pemimpin sekolah atau sebuah lembaga di mana lokasi menerima dan memberi pelajaran. Wahjosumidjo (2002:83) menafsirkan bahwa: “Kepala sekolah ialah seorang tenaga fungsional guru yang diberi tugas guna memimpin sebuah sekolah di mana diadakan proses belajar mengajar, atau lokasi di mana terjadi interaksi antara guru yang memberi latihan dan siswa yang menerima pelajaran. Sementara Rahman dkk (2006:106) mengungkapkan bahwa “Kepala sekolah ialah seorang guru (jabatan fungsional) yang diusung untuk menempati jabatan structural (kepala sekolah) di sekolah”.

Kepala sekolah adalahsalah satu komponen edukasi yang sangat berperan dalam menambah kualitas pendidikan. Sebagaimana diajukan dalam Pasal 12 ayat 1 PP 28 tahun 1990 bahwa: “Kepala sekolah bertanggungjawab atas penyelenggaraan pekerjaan pendidikan, administrasi sekolah, pembinaan tenaga kependidikan lainnya, dan pendayagunaan serta pememliharaan sarana dan prasarana”.

Namun fakta dilapangan masih tidak sedikit kepala sekolah yang tidak menjalankan tugas dan kegunaannya sebagai pemimpin edukasi ini diakibatkan karena dalam proses pengangkatannya tidak terdapat trasnfaransi, rendahnya mental kepala sekolah yang ditandai dengan kurangnya semangat dan motivasi serta kurangnya disiplin dalam mengerjakan tugas, dan seringnya datang terlambat serta tidak sedikit faktor penghambat lainnya untuk menambah kualitas edukasi yang mengimplikasikan rendahnya produktivitas kerja kepala sekolah yang berimplikasi pun pada bobot (input, proses, dan output)

Kepala sekolah adalahpeimipin formal yang tidak dapat diisi oleh orang-orang tanpa didasarkan atas pertimbangan tertentu. Untuk tersebut kepala sekolah bertangggung jawab mengemban fungsi-fungsi kepemimpinan baik yang bersangkutan dengan pencapaian tujuan edukasi maupun dalam mencipatakan iklim sekolah yang kondusif yang menumbuhnkan motivasi tenaga pendidik maupun peserta didik. Dengan kepemimpinan kepala sekolah inilah, kepala sekolah diharapakan bisa memberikan desakan serta memberikan fasilitas untuk peradaban serta bisa memberikan ilham dalam proses pencapaian tujuan.

Kepala sekolah diusung melalui formalitas serta persyaratan tertentu yang bertanggung jawab atas tercapainya destinasi pendidikan melewati upaya penambahan profesionalisme tenaga kependidikan yang mengimplikasikan meningkatkanya prestasi belajar peserta didik. Kepala sekolah yang professional bakal berfikir untuk menciptakan perubahan bukan lagi berfikir bagaimana suatu evolusi sebagaimana adanya sampai-sampai tidak terlindas oleh evolusi tersebut. Bagi mewujudkan kepala sekolah yang professional tidak semudah memabalikkan telapak tangan, seluruh itu perlu proses yang panjang.

Sesuai dengan pertumbuhan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan kebiasaan yang diterapkan dunia pendidikan, sampai-sampai menuntut penguasaan kepala sekolah secara professional. Untuk tersebut kepala sekolah dihadapkan pada kendala untuk melasnakan pengembangan edukasi secara terarah dan berkesinambungan.

Peningkatan profesionalisme kepala sekolah butuh dilaksankan secara berkeinambungan dan terencana dengan menyaksikan permaslahan-permasalahan dan keterbatasan yang ada. Sebab kepala sekolah adalahpemimpin edukasi yang pun bertanggung jawab dalam menambah profesionalisme tenaga kependidikan lainnya. Kepala sekolah yang professional bakal mengetahui keperluan dunia pendidikan, dengan demikian kepala sekolah akan mengerjakan penyesuaian-penyesuaian supaya pendidikan berkembang dan maju cocok dengan keperluan pembangunan serta peradaban ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sumber : https://tinyurl.com/yb3neqyd