Karakter, Tujuan dan Pengertian Nasionalisme

Definisi nasionalisme

Nasionalisme adalah sikap politik orang-orang dari budaya yang sama, wilayah, orang-orang dengan cita-cita dan tujuan yang sama, sehingga orang-orang di negara itu akan merasakan kesetiaan yang mendalam kepada negara itu sendiri.

Karakteristik nasionalisme

Karakteristik nasionalisme:

Kami sudah memiliki persatuan dan kesatuan rakyat.
Inti dari pertarungan adalah nasional.
Tujuannya adalah untuk mencapai kemerdekaan, yang nantinya akan membentuk negara merdeka di mana kekuasaan ditangani oleh rakyat.
Sudah ada organisasi modern dan nasional.
Pendidikan sangat bermanfaat bagi kehidupan intelektual warga negara, dengan mengandalkan kekuatan otak

Nasionalisme menyesuaikan diri dengan panicasila ketiga dengan “persatuan Indonesia” dengan ciri-ciri berikut.

Saya suka negara dan kota asal Indonesia.
Saya bersedia berkorban untuk negara dan negara.
Saya bangga menjadi negara dan Indonesia.
Tempatkan kepentingan negara dan negara di atas kepentingan pribadi dan kepentingan kelompok.

C. Bentuk nasionalisme

1. Nasionalisme kewarganegaraan (atau nasionalisme sipil)

Ini adalah bentuk nasionalisme di mana negara memperoleh kebenaran politik dari keterlibatan aktif rakyat, kehendak rakyat, atau ekspresi politik.

Nasionalisme etnis

Semacam semangat nasional bahwa bangsa memperoleh kebenaran politik dari budaya asal mula masyarakat atau etnis.

Romantisisme / nasionalisme / identitas organik
Tempat di mana negara memperoleh kebenaran politik berasal dari bangsa atau ras pada awalnya (organik). Menurut Romantisisme.

4. Nasionalisme budaya
Suatu bentuk nasionalisme di mana negara memperoleh kebenaran politik dari budaya bersama daripada “genetika” seperti warna kulit dan ras.

Nasionalisme nasional
Variasi nasionalisme kewarganegaraan, selalu dipadukan dengan nasionalisme etnis. Karena perasaan nasionalistik yang kuat, ia memiliki keuntungan mengatasi hak-hak universal dan kebebasan.

6. Nasionalisme agama
Suatu bentuk nasionalisme di mana negara memperoleh justifikasi politik dari persamaan agama.

D. Tujuan nasionalisme

Pada dasarnya nasionalisme yang muncul di berbagai negara memiliki tujuan sebagai berikut.

Untuk menciptakan semangat motivasi berkorban, memastikan kemauan dan kekuatan masyarakat nasional untuk melindungi diri dari musuh eksternal.
Hilangkan ekstremisme (permintaan berlebihan) dari warga negara (individu dan kelompok).
Tumbuhnya cinta ke negara
Bangun hubungan yang harmonis dan harmonis dan perkuat cinta persaudaraan yang utuh.

E. Contoh sikap nasionalisme

Contoh perilaku nasionalisme dan sikap dalam kehidupan sehari-hari:

Pertahankan ketertiban umum dengan mengikuti aturan yang berlaku.
Silakan ikuti hukum negara.
Saya ingin mempertahankan negara dan bergerak maju.
Lindungi budaya Indonesia
Gunakan produk dalam negeri.
Mendukung nilai persatuan bangsa dan persatuan.
Berpartisipasi dalam kegiatan pertahanan nasional.

Berusaha memulai dengan mencintai lebih banyak produk dalam negeri sekarang, tidak ada masalah dalam menunjukkan rasa nasionalisme kita.

Sumber : https://laelitm.com/