Cara Merawat Tanaman Hias Daun Aglaonema

Cara Merawat Tanaman Hias Daun Aglaonema

Merawat tanaman hias sesungguhnya perlu ditunaikan secara teratur sehingga tanaman tersebut selalu nampak cantik dipandang. Terdapat beraneka macam model tanaman hias, baik itu tanaman hias daun ataupun tanaman hias bunga yang sudah pasti mempunyai perlakuan yang berbeda-beda pada saat merawatnya. Perawatan yang baik dan benar akan sebabkan tanaman selalu sehat dan tumbuh bersama dengan baik, tindakan perawatan tidak boleh disepelekan.

Tanaman aglaonema atau yang dikenal bersama dengan nama Sri Rejeki merupakan tanaman hias yang aslinya merupakan tanaman yang mempunyai habitat asli di hutan hujan tropis sehingga tumbuh bersama dengan baik pada area yang intensitas penyinarannya rendah dan mempunyai kelembaman yang tinggi. Tanaman ini mempunyai akar serabut dan juga batang yang tidak berkambium (Berkayu). Daun Menyirip dan juga mempunyai pembuluh pengangkut berwujud xilem dan floem yang tersusun secara acak.

Seiring bersama dengan perkembangan pengetahuan botani, maka kini terdapat beraneka macam model Aglaonema hibrida yang sudah dikembangkan bersama dengan penampilan tanaman yang benar-benar menarik dan mempunyai beraneka macam varian warna, bentuk, dan ukuran daun sehingga jauh berbeda berasal dari spesies alami.

Bagaimana Cara Merawat Tanaman Hias Aglaonema yang Baik dan Benar ?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut ada sebagian perihal yang perlu kamu menyimak bersama dengan baik, mungkin sebagian penjelasan di bawah ini dapat memberi tambahan wawasan bagi kamu berkenaan perihal yang perlu kamu menyimak tersebut sehingga tanaman hias aglaonema selalu terawat bersama dengan baik.

1. Media Tanam Aglaonema
Ada sebagian macam tempat tanam untuk tanaman hias diantaranya:

  • Pakis : pakis dapat menyimpan air bersama dengan baik dan mempunyai drainase dan aerasi yang bagus, akar dapat menyerap air bersama dengan mudah dan leluasa untuk berkembang, tidak mudah lapuk dan mempunyai daya tahan cukup tinggi
  • Sekam Bakar : sekam bakar mempunyai kelebihan unsur yang terdapat pada sifatnya yang steril dan daya tahanya capai 1 tahun, aerasinya cukup baik namun daya serapnya pada air kurang baik, sehingga perlu dicampur bersama dengan unsur yang dapat menyerap air
  • Pasir malang ; pasir malang unsur tempat yang tingkat porositasnya cukup baik, dikarenakan itu penggunaanya digunakan untuk menghindar tempat yang benar-benar basah dan air yang menggenang
  • Cocopeat : cocopeat adalah sabut kelapa hasil olahan, unsur ini benar-benar cocok digunakan andaikata menginginkan tempat yang cukup lembab untuk aglaonema terutama di area yang kering dan panas, cocopeat dapat menghindar air cukup lama di dalam kuantitas yang banyak, namun sifatnya mudah lapuk
  • Kaliandra : kaliandra cocok digunakan sebagai tempat di area kering dan panas, tempat ini cenderung cepat lembab sehingga rawan terjangkit cendewan pengganggu, sifatnya mudah lapuk dan cuma bertahan 4 – 6 bulan.
    Yang kita pakai adalah campuran pada ; sekam bakar, coco peat, pakis, pasir malang, kaliandra. Komposisi tempat benar-benar tergantung berasal dari ketinggian lokasi dan kelembaban.

Tingkat porositas tempat yang diperlukan tanaman tergantung pada ketinggian area dan kelembapan udara. Pada dataran rendah yang curah hujan rendah dan panas, tempat tanam sebaiknya yang dapat menghindar air sehingga tempat tidak kering. Pada dataran tinggi yang umumnya kerap hujan, pakai tempat bersama dengan porositas tinggi. Oleh karenanya, benar-benar mutlak untuk menyimak ketinggian area dan kelembaman hawa sebelum saat pilih komposisi tempat tanam yang akan digunakan sebagai tempat tanam aglaonema.

2. Penyiraman Aglaonema
Mengenai persoalan penyiraman, kamu perlu mengatur pada kondisi tempat dan lingkungan. Penyiraman bersama dengan air ditunaikan secukupnya dan tidak sampai menggenangi tempat tanam. Hal urgen yang perlu diperhatikan pula adalah pemakaian air yang digunakan untuk menyiram tanaman, air yang digunakan sebaiknya adalah air yang tidak memiliki kandungan kaporit. Anda dapat pakai air sumur yang belum terkontaminasi oleh bahan-bahan kimia. Akan namun kalau ditempat kamu cuma terdapat air ledeng yang memiliki kandungan kaporit maka ada baiknya kalau didiamkan terutama dahulu sepanjang 2-4 hari untukmengendapkan unsur kaporit yang dikandungnya. Penyiraman baiknya ditunaikan penyiraman pagi hari dan sore hari secukupnya saja.

3. Pemupukan Tanaman Aglaonema
Pemberian pupuk perlu diberikan secara teratur kira-kira 2 minggu sekali sehingga perkembangan tanaman hias daun aglaonema selalu baik. Pemberian pupuk akan memberi tambahan nutrisi kepada tanaman yang sudah pasti akan menunjang pertumbuhannya. Pupuk yang kerap digunakan untuk memupuk tanaman hias aglaonema adalah, NPK. Unsur N diperlukan lebih banyak dikarenakan unsur ini mempunyai faedah untuk merangsang perkembangan daun yang sehat dan segar, dan juga memperbanyak anakan. Unsur P dapat diberikan lebih sedikit dikarenakan unsur ini menunjang pembentukan akar, bunga, dan biji. Unsur K diberikan bersama dengan dosis yang cukup. Unsur K berfaedah untuk memperlancar semua proses yang ada di dalam tanaman dan memperkuat jaringan sehingga tanaman tidak mudah terserang penyakit.

Komposisi pupuk NPK yang diberikan perlu berimbang, andaikata kamu pakai NPK 15:15:15, maka dosis pemakainnya yaitu 2 gram/1 liter air. Jika pakai NPK 20:20:20 dosis kamu mengurangi menjadi 1,5 gram/ 1 liter air. Penyemprotan atau dukungan pupuk NPK ditunaikan 2 kali di dalam seminggu. Pemberian pupuk NPK ditunaikan bersama dengan mencampurkannya kedalam air sesudah itu disemprotkan ke tempat bersama dengan pakai sprayer. Sisa pupuk dapat disemprotkan ke permukaan bawah daun.

Hindari dukungan pupuk yang mempunyai dosis tinggi dikarenakan akan sebabkan akar tanaman terbakar. Pupuk yang memiliki kandungan unsur N benar-benar tinggi akan merangsang pembentukan klorofil yang banyak. Secara vegetatif sesungguhnya tanaman akan tumbuh bersama dengan sehat dan menjadikan penampilan daun menjadi hijau dominan, akan namun ada model tanaman aglaonema sperti Adelia dan Tiara mempunyai ciri khas bersama dengan daun yang berwarna merah sehingga dukungan pupuk bersama dengan dosis N yang tinggi akan memengaruhi warnanya.

Pupuk lain yang dapat digunakan, yaitu Growmore, Gandasil D, Hyponex, dan Vitabloom. Selain itu, dapat termasuk diberi zat perangsang tumbuh sehingga tanaman capai hasil yang optimal, seperti Vitamin B, Naelgro, dan Atonik. Pemberian air beras termasuk adalah salah satu perlakuan yang dapat kamu berikan untuk tanaman hias ini.

Kelembaban
Agar tanaman hias aglaonema tumbuh baik dan daun yang dihasilkan segar, maka kelembaman yang dibutuhkannya berkisar 50%-75%. Kelembaban lebih rendah akan sebabkan daun pucat dan layu. Sedang kelembapan yang lebih tinggi akan sebabkan timbulnya banyak variasi penyakit, terutama jamur.

Pencahayaan
Tanaman hias aglaonema ditempatkan pada area yang teduh (tidak terkena sinar matahari secara langsung), dikarenakan pada dasarnya habitat asli aglaonema adalah area yang lembab dan teduh. Intensitas sinar matahari yang diperlukan tanaman ini cuma berkisar 10 – 40%. Akan namun ada termasuk model tanaman hias aglaonema yang perlu sinar matahari yang lebih untuk memperthankan kebugaran warna daunnya.

Temperatur
Temparatur atau suhu sehingga tanaman aglaonema tumbuh bersama dengan baik berada pada rentang 27°C – 31°C pada siang hari dan 20°C – 23°C pada malam hari. Jika temperatur benar-benar tinggi itu akan sebabkan daun menjadi tipis dan menajdikan warnanya pucat dan pudar. Perubahan temperatur atau suhu yang ekstrem sebabkan tanaman aglaonema stress dan perkembangan akan terganggu.

Penempatan tanaman Aglaonema
Tempatkan tanaman hias ini pada area yang teduh dikarenakan aglaonema pada dasarnya tidak cocok bersama dengan penyinaran matahari secara langsung. Anda dapat menempatkan tanaman ini di beranda atau area lain bersama dengan intensitas sinar matahari yang rendah

Hama dan Penyakit
Hal ini perlu kamu menyimak bersama dengan serius, dikarenakan dapat memengaruhi perkembangan tanaman aglaonema. Penyakit yang kerap menyerang tanaman ini adalah layu fusarium yang disebabkan oleh jamur fusarium. Penyakit ini dapat kamu tangani bersama dengan dukungan fungisida. Sedangkan hama yang kerap menyerang tanaman ini adalah ulat. Bila kamu menemukan ulat pada daun atau batangnya sebaiknya kamu segera singkirkan. Anda dapat lakukan pencegahan pada hama ulat bersama dengan lakukan penyemprotan insektisida sebulan sekali. Untuk menghindar hama (khususnya kutu kebul) sirami Aglonema bersama dengan air sabun. Gunakan sabun cuci piring secukupnya, jangan benar-benar pekat. Mengenai perihal ini mungkin akan dibahas secara lebih lengkap kembali pada tulisan selanjutnya.

Perawatan di Musim Kemarau
Pada saat memeasuki musim kemarau, tanaman hias daun aglaonema perlu perawatan khsus sehingga daun-daun yang dimilikinya tidak rusak atau mati. Pada saat musim kemarau sudah pasti suhu akan menjadi lebih tinggi sehingga penguapan yang dialami pada permukaan daun aglaonema akan tinggi pula. Sehingga sehingga tanaman selalu lembab kita perlu melalukakn penyemprotan air ke hawa kira-kira tanaman, andaikata cukup dana dapat dipasang alat “pengabut” otomatis yang akan sebabkan kabut. Solusi lainnya adalah bersama dengan sebabkan air mancur(fountain) di kira-kira tanaman Aglaonema. Untuk merawat kelembapan tanah/media, siram air secukupnya saja(jangan benar-benar banyak) namun bersama dengan frekuensi penyiraman lebih sering.

Anda perlu menjauhkan pemakaian cairan pengkilap daun (termasuk pemakaian susu murni) pada musim kemarau, dikarenakan umumnya cairan pengkilap daun memiliki kandungan minyak dikarenakan fungsinya untuk sebabkan daun lebih mengkilap. Pada suhu panas di musim kemarau, cairan pengkilap daun akan sebabkan daun “menderita” dikarenakan sebabkan permukaan daun menjadi lebih panas.

Agar Daun Aglaonema Tampak Mengkilap

Untuk mengkilapkan daun Aglaonema, kamu dapat melakukannya bersama dengan dukungan sebagian bahan yaitu air, susu dan ampas kelapa. Bahan tersebut dapat kamu aplikasikan ke spon yang benar-benar halus dibasahi bersama dengan air sumur bersih sesudah itu dilapkan pada anggota daun.

Selain pakai air sumur yang bersih, kamu termasuk dapat pakai air susu untuk merawat daun tanaman Aglaonema. Air susu mempunyai faedah sebagai pupuk daun. Susu yang digunakan adalah susu bubuk yang sudah dilarutkan di dalam air atau susu cair. Namun tidak cuman berfaedah di dalam merawat tanaman Aglaonema susu termasuk mempunyai efek menimbulkan bakteri perusak tanaman yang diolesi susu.

Bahan lain yang dapat kamu pakai untuk mengkilapkan daun aglaonema adalah ampas kelapa. Cara pakai ampas kelapa untuk merawat tanaman aglaonema adalah ampas kelapa tersebut dapat dioleskan ke permukaan daun pakai kain bersih, maka akan berdih dan mengkilap.

Demikianlah ulasan berkenaan perlakuan dan langkah merawat tanaman Aglaonema yang baik dan benar, sehingga tanaman hias kamu membuahkan daun aglaonema yang indah, mengkilap sehingga mempercantik tempat tinggal hunian anda.

Selengkapnya : https://www.lele.co.id/