Applying Web-Enabled Problem-Based Learning and Self-Regulated Learning to Add Value

Applying Web-Enabled Problem

Applying Web-Enabled Problem-Based Learning and Self-Regulated Learning to Add Value

Applying Web-Enabled Problem
Applying Web-Enabled Problem

 

 

Artikel ini memiliki 4 keywords :

Web-enabled PBL, Web-enabled SRL, E-learning, Computing education, yang di jelaskan terlalu panjang sehingga sedikit tidak menarik untuk para pembaca. Data yang dijelaskan berupa table kurang dapat dipahami dengan baik karena kurangnya penjelasan atau terlalu rumit.

 

Guru menghadapi tantangan besar dalam penerapan e-learning

di lingkungan dimana siswa dikelilingi dengan permainan online gratis dan situs belanja. Sehingga tidak jelas bagaimana untuk fokus perhatian siswa, meningkatkan pembelajaran mereka, dan membantu mereka menjadi lebih terlibat dalam kursus web-enabled tanpa di-tempat-guru
pemantauan. Dalam studi ini mengirimkan dua desain instruksional, PBL dan SRL, untuk meningkatkan pembelajaran siswa melalui Internet. Berdasarkan hasil, pengalaman, dan wawasan yang diperoleh dari pelaksanaan ini, bahwa penelitian ini memberikan kontribusi dalam tiga cara yang berbeda.

 

Pertama, penelitian ini ditentukan bagaimana guru

dapat melibatkan para siswa dalam meningkatkan belajar di bawah kondisi otentik. Pada saat yang sama, para guru membantu siswa untuk mengatur mereka pembelajaran dengan menerapkan metode PBL dan SRL instruksional dalam lingkungan web-enabled belajar.

Kedua, ini studi diikuti seorang guru tradisional yang telah sukses dalam membantu siswa lulus ujian sertifikasi di sepanjang perjalanannya dari beradaptasi dengan desain instruksional yang inovatif bahwa ia mengadopsi dalam kursus-Nya untuk pertama kalinya. Hasil memperkuat keyakinan ini guru dalam melakukan kursus online, terutama bagi siswa dengan rendah akademikprestasi.

 

Ketiga, penelitian ini mencatat kekurangan yang ditemukan dalam pertama

pelaksanaan web-enabled pedagogies dalam konteks ini dan perbaikan yang disarankan untuk eksperimen berikutnya bulat. Penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga dan menjelaskan praktek-praktek baru dan efektif untuk sekolah (terutama
sekolah kejuruan), sarjana, dan guru yang berencana untuk melaksanakan atau saat ini terlibat dalam pelaksanaan e-learning. Selain itu, cara yang berbeda kepentingan siswa meningkatkan ‘dan referensi bermanfaat untuk cara membantu siswa online mengatur pembelajaran mereka juga disediakan. Implementasi e-learning dan mendesain ulang dari bahan untuk kursus online adalah keharusan. berharap bahwa pengalaman kita dapat memberikan wawasan bagi guru dalam kursus desain secara online.

Sumber : https://pendidikan.co.id/