10 Nilai Penting Moral Bagi Siswa Untuk Membangun Karakter


Kehidupan seorang siswa penuh dengan tantangan. Masalahnya adalah, jika kita mengabaikan pengajaran nilai moral di sekolah kepada siswa, mereka tidak akan mampu memahami, memahami dan membedakan perbedaan antara apa yang benar dan salah. Kami lebih suka menyakiti siswa daripada membantunya, sehingga masalah dalam masyarakat. Nilai moral, dengan demikian, adalah impertinent di zaman sekarang ini, bagi seorang siswa. Oleh karena itu, kebutuhan akan nilai moral bagi siswa muncul pada tahap awal kehidupan mereka.

Oleh karena itu, menjadi lebih penting untuk mencoba memahami pernyataan ini “sepuluh nilai moral bagi siswa” dengan melanggar itu menjadi dua bagian utama yaitu nilai dan moral. Mari kita ambil masing-masing secara terpisah dan pertama mencoba untuk memahami apa yang kita maksud dengan “value”. Menurut kamus, nilai adalah “sesuatu yang memiliki inheren layak dalam kegunaan atau penting bagi pemiliknya”. Dalam istilah sederhana, itu adalah kualitas yang paling penting dalam diri manusia dan dalam konteks sosiologi sebuah “nilai” dapat didefinisikan sebagai kualitas kepentingan, kegunaan, nilai atau keunggulan dalam hal idealisme dan adat istiadat masyarakat yang menuju kelompok orang , membentuk masyarakat, memiliki rasa hormat atau penghormatan yang efektif.

Sebelum menggali lebih jauh, apa yang moral? Hal ini dapat diartikan sebagai standar perilaku yang ditentukan melalui prinsip benar atau salah berkaitan dengan perilaku yang tepat. Itu berkaitan dengan cara yang bajik, baik, Saleh, etis, lurus, berprinsip, jujur, Suci, murni dan tanpa dosa dalam melakukan sesuatu. Seseorang yang tahu perbedaan antara benar dan salah-adalah moral.

Setelah memahami signifikansi dari dua kata yang dapat kita katakan nilai moral adalah fundamental dalam kehidupan siswa dan menambahkan makna serta pentingnya bagi kehidupan manusia. Ini adalah nilai dasar yang mencerminkan integritas dan kemanusiaan. Nilai moral mengajari kita lebih banyak daripada guru atau buku apa pun dan dengan demikian, itu menjadi semakin penting untuk mencapai nilai ini pada usia muda. “Tangkap mereka muda” adalah yang paling tepat, ketika nilai moral harus menanamkan ke dalam kehidupan seorang siswa. Karena mahasiswa adalah seorang pelajar, moral diajarkan dari waktu ke masa dan diperkuat melalui seumur hidup untuk keseluruhan keuntungan dan pertumbuhan siswa dan seluruh umat manusia yaitu masyarakat pada umumnya.

10 nilai moral yang paling penting bagi siswa dan semua orang secara umum untuk menjalani kehidupan yang hebat adalah:

1. kejujuran:
“kejujuran adalah kebijakan terbaik”, itu harus ditanamkan sebagai salah satu nilai yang paling penting pada anak dan seseorang harus didorong untuk mengatakan kebenaran terlepas dari kesalahan yang dibuat. Ini akan membantu hidup tanpa rasa bersalah dan membangun kepercayaan yang mengakibatkan pertumbuhan keseluruhan anak.

2. penghormatan:
Semua orang menginginkan penghormatan tanpa memandang usia atau status dalam masyarakat. Sebagai seorang anak, seorang siswa hendaknya belajar untuk menghormati orang lain yang mencakup rekan-rekannya, Elder, berbagai agama, ras, jenis kelamin, gagasan, dan gaya hidup. Ini adalah nilai moral yang sangat penting karena akan membuatnya lebih peduli tentang orang lain dan menguntungkan dia dalam hidup di masa depan.

3. keluarga:
Seorang anak harus memiliki rasa Keluarga, sehingga ia tumbuh memahami pentingnya Keluarga, kerjasama, cinta dan hormat untuk semua orang, bekerja sama melalui tebal dan tipis dengan motto “bersatu kita berdiri dan dibagi kita jatuh.

4. pendidikan dan kerja keras:
Seorang anak hendaknya dibuat untuk memahami pentingnya pendidikan dan dampaknya terhadap kehidupannya dan didorong untuk menelaah dan mencapai pengetahuan. Seorang anak harus memahami pentingnya dan nilai kerja keras. Pendidikan dan kerja keras memuncak dalam keberhasilan dalam hidup dan sukses, dikatakan sukses adalah salah satu persen inspirasi dan 99 persen keringat.

5. penyesuaian & kompromi:
Ketika mutlak diperlukan, seorang anak harus belajar untuk berkompromi dan menyesuaikan tetapi tidak pada biaya hidupnya sendiri, mengakibatkan kerugian bagi dirinya sendiri. Sikap ini akan membawanya panjang dan jauh dalam hidupnya dan membangun hubungan baik dengan orang.

6. belas kasihan alam:
Belas kasihan adalah kepekaan terhadap kebutuhan orang lain yaitu mengulurkan tangan bantuan kepada yang membutuhkan, mungkin seorang Asing, menunjukkan simpati, empati, dan kasih sayang terhadap orang lain, yang selalu pengembalian kembali ketika membutuhkan.

7. keadilan:
Seorang anak harus memiliki rasa keadilan dan berbicara setiap kali ia Indra salah-melakukan, terhadap dirinya sendiri atau orang lain.

8. toleransi beragama:
Sebagai mahasiswa, anak harus memiliki rasa hormat untuk dan untuk agama lain juga, memahami bahwa semua adalah sama terlepas dari kasta, keyakinan, dan agama.

9. kecurangan dan pencurian:
Sebagai seorang mahasiswa, seorang anak harus mengerti, apa pun pembenaran, bahwa kecurangan, dan pencurian secara legal dan moral yang salah dan jumlah untuk mencuri sesuatu yang milik orang lain.

10. pengampunan:
Seorang anak harus dibuat untuk memahami bahwa menyalahgunakan, menyakiti atau merugikan orang lain hasil tidak hanya dalam fisik tetapi juga emosional, psikologis dan mental penderitaan dan harus putus asa untuk penyalahgunaan, didorong untuk meminta maaf dan mengampuni orang yang menyakiti kita. Keengganan untuk mengampuni adalah akar penyebab kemarahan, kekerasan, dan perkelahian.

Baca Juga: